GOLDENKEPRI.COM | Batam - Kerusakan parah yang terjadi di Jalan Putri Hijau, Menuju Kantor Camat Sagulung, memicu keluhan warga. Ruas jalan yang menjadi akses utama perumahan itu kini dipenuhi lubang dan keretakan yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Warga menyoroti maraknya lalu lalang truk pengangkut tanah bertonase besar yang diduga melintas setiap hari di kawasan tersebut. Mereka mempertanyakan apakah jalan lingkungan itu memang diperuntukkan bagi kendaraan berat roda 10 truk warna hijau bertuliskan PT.PUTRA BATAM MANDIRI yang membawa muatan tanah.
"Jalan ini untuk warga, bukan untuk kendaraan proyek bertonase tinggi. Sekarang kondisinya rusak berat dan masyarakat yang menanggung dampaknya," ujar salah seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan.
Selain kerusakan jalan, warga juga mengeluhkan debu dan material tanah yang kerap tercecer di badan jalan. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Masyarakat meminta Dinas Perhubungan Kota Batam, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, serta instansi terkait turun tangan untuk memeriksa aktivitas kendaraan berat yang melintas di kawasan tersebut.
Pertanyaan yang kini muncul adalah: apakah kendaraan yang beroperasi telah sesuai dengan kelas jalan yang dilalui, dan siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi?
Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan yang disebut warga serta instansi terkait masih menunggu konfirmasi.
(Tim)
(Tim)


