GOLDENKEPRI.COM | Batam - Ada beberapa paket pengadaan proyek non tender (PL) di bidang Sapras diduga ada permainan. Di mana pekerjaan berupa penunjukan langsung (PL) diduga dikuasai rekanan kolega oknum pejabat Dishub Batam. "Memang selama ini, masalah proyek PL jarang disorot masyarakat dan sering disorot proyek tender terbuka," hal itu dikatakan salah seorang LSM baru-baru ini.
Menurutnya, diminta kejaksaan supaya proyek non tender (PL) Didishub Batam diusut karena diduga ada permainan kongkalikong Kadis dengan Kabid Sapras. "Kami terus menelusuri seperti apa permainan mereka sehingga koleganya bisa mendapatkan beberapa paket pekerjaan," ujarnya.
Beberapa paket pekerjaan non tender (PL) di bidang Sapras maupun dibidang lain diduga sesuatu titipan yang sudah dipersiapkan untuk koleganya. "Yang anehnya diduga ada mantan pensiun ASN mendapat paket pekerjaan penunjukan langsung (PL) dari Kadis," ucap sumber yang dirahasiakan namanya.
Sekjen LSM Alarm Indonesia Ucok mengungkapkan, "Dugaan adanya permainan kotor oknum pejabat Dishub dalam memberikan paket pekerjaan non tender (PL) harus segera diusut oleh penegak hukum seperti kejaksaan. Karena Proyek paket pekerjaan penunjukan langsung merupakan rawan korupsi, di mana pejabat PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) lah yang berhak menunjuk siapa tekanan kontraktor yang bisa mengerjakannnya sesuai kelengkapan dokumen. Tapi jangan heran, itu hanya akal-akalan saja dan kebanyakan paket PL dipermainkan para pejabatnya dengan dalil komisi dan masalah seperti itu bukan rahasia umum lagi," katanya. (OS)

